Jumat, 17 Oktober 2014

KARENA TAK TAHU, AKHIRNYA BERLAKU, MAKA KETAHUILAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ


Assalamualaikum para ikhwan dan akhwat yang dirahmati allah SWT.



Saya Ingin coba share apa yang saya fikirkan saat ini,

kenapa saat ini?? karena sebelumnya saya pernah berada di salah satu lingkaran ini yang di murka oleh Allah SWT.Astaghfirullahala'dziim.

logikanya sederhana, Ketika kita berharap dan bermimpi kelak jika kita berkeluarga, kita tentunnya menginginkan sebuah keluarga yang barokah, tentram, penuh cinta dan kasih sayang atau yang sering kita sebut dlm bahasa arab(sakinah, mawadah, warohmah) yang tersirat dlm QS Ar-Rum:21.

begitu bukan?? Nah tahukah kita apa KESALAHAN pertama yang kita lakukan yang tentunya sangat bertolak belakang dengan harapan kita di atas,? sebelum saya jawab saya akan berikan sebuah kalimat logika sederhana, "kita bedo'a seperti yg kita harapkan di atas sama Allah SWT, tetapi kita mengawalinya dengan melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT" coba di fikir ulang!

apa sih itu? yaitu" PACARAN" atau yang bisa kita sinonimkan dengan kata "KHOLWAT", wah so tw lho,, kata siapa pacaran dilarang?

ok ok , agar saya gk di bilang omong kosong, sudah sepatutnya sebagai insan islami yang menjadikan Al-Quran dan Assunah(hadits) sebagai dasar hukum tertinggi kita jadikan sebagai acuan:

*Al-quran

ini adalah salah satu dari sekian banyak ayat alquran yang merujuk kepada larangan PACARAN, Allah SWT berfirman:

Surat Al-Israa’ Ayat 32

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

*hadits

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahram wanita itu karena setan menjadi yang ketiga di antara mereka berdua.“ ( HR Ahmad ).

Cukup jelas bukan? dan masih banyak lagi jika anda kurang yakin.

Akhirnya ada sebuah percakapan yang muncul seperti ini:

A:saya kan pacaran gk ngapa2in..

B: klo gk ngapa2in ngapain pacaran coba (copas ust.felix,he) nikmatnya gk dapet dosanya bertambah terus.

A: saya kan pacarannya pacaran yang sehat..

B: sejak kapan pacaran jadi cabang olahraga,, hehe

A: saya kan pacarannya karena ALLAH SWT..

B: Astghfrllah ,, masa maksiat karena Allah, jangan ngarang dehh!!

A: saya kan gara2 pacaran jadi rajin sholat dan ibadah yg lainnya lho..




B: nah ini lebih bahaya ni,, jadi anda solat karena siapa ni?? pacar? hati2 terjerumus musyrik tuh..
wassalam
Annasihin





A: saya kan,,, saya kan,, saya kan,,

B: alaaah udah apapun alasannya, hukumnya gak boleh,,

A: nih penulis kaya yang gk pernah pacaran jja ni, so ngelarang2??

B: justru saya pernah dan ingin berubah jadi muslim yang baik dan sekaligus mengajak orang lain, bukankah itu jg kewajiban.

A: yudh perbaiki diri jja dlu gk usah ngajak2 org lain..

B: justru karena ingin memperbaiki diri, makanya saya peduli sesama muslim.

A: terus ngapain juga pake di tulis di share..

B: justru ini sebagai alat pengingat saya pribadi, dan ketika anda melihat saya menyalahi sesuai apa yg saya tulis tegurlah saya secara langsung insya allah saya akan menerima dengan senang hati.

cukup dulu akh, cape juga ngobrol sendirian, hehe

"jangan melihat siapa yg menulis, tapi lihat apa yg ditulis"

semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar